Oleh: luluspriyo | Februari 27, 2009

KIAT SUKSES HADAPI UNAS 2009

KIAT SUKSES HADAPI UNAS 2009

Lulus Priyoananto *)

dsc_88801


Salah satu kegagalan seorang siswa dalam mencapai keberhasilan Ujian Nasional karena siswa tidak memiliki persiapan dalam menghadapi Unas. Untuk itu perlu persiapan agar siswa berhasil dan sukses menghadapi Unas nanti. Empat persiapan minimal yang harus seorang siswa lakukan agar dapat sukses menghadapi Unas tersebut diantaranya : Persiapan Internal Diri, Persiapan Teknis, Persiapan Materi Unas, dan Pada Saat Pelaksanaan Unas.

Ujian Nasional tahun 2008/2009 sudah diambang pintu yang jika tidak ada perubahan untuk tingkat SLTA akan dilaksanakan pada tanggal 20 sd 24 April 2009 apalagi ada kenaikan nilai rata-rata dari 5,25 menjadi 5,50 sebagai syarat kelulusan Unas tentu saja hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh siswa-siswi kita. Terlepas dari pendapat pro dan kontra tentang Unas berikut ini akan coba kami paparkan beberapa kiat sukses dalam menghadapi Unas Untuk itu ada beberapa tips atau kiat agar seseorang berhasil dan sukses menghadapi Unas nanti.

Kiat sukses menghadapi ujian nasional ini dimulai dari persiapan diri, persiapan teknis, persiapan materi ujian, dan pada saat ujian.

Persiapan Internal Diri

Persiapan Internal Diri adalah persiapan yang dimulai dari dalam diri siswa sendiri, yang meliputi penyiapan fisik dan persiapan mental. Persiapan fisik berkaitan dengan persiapan jasmani atau persiapan kesehatan. Seorang siswa harus menjaga kesehatan sebelum ujian. Tidak bisa dibayangkan bagaimana sulitnya seorang siswa mengikuti ujian bila dalam keadaan sakit. Agar diri siswa tetap sehat secara fisik menjelang pelaksanaan ujian, siswa harus rajin berolahraga. Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.

Persiapan mental ialah persiapan yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan emosi. Upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil. Pertentangan yang dialami dalam diri, situasi kekecewaan (frustrasi, suasana kesedihan dan sebagainya) akan berdampak buruk terhadap Unas siswa. Yang mesti diperhatikan adalah siswa harus menjaga dan dijaga suasana hati/emosi. Untuk itu orang tua maupun guru harus memberikan motivasi yang konstruktif jangan destruktif karena giharapkan emosi siswa tetap tenang dan stabil menjelang ujian. Sebelum Unas siswa diharapkan mampu mengatasi hal-hal yang mungkin akan mengganggu konsentrasi belajarnya, agar pikiran siswa tidak terbagi dan tetap terpusat dalam menghadapi Unas, perbanyaklah melakukan ibadah, karena ibadah merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan ketenangan.

Persiapan Teknis

Persiapan teknis adalah persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan dalam Unas nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil. Perlengkapan itu sebaiknya disiapkan H-1 sebelum ujian. Seorang siswa tidak akan lulus Unas jika ternyata pensil 2B yang dipakai ternyata palsu, karena proses pemeriksaan hasil ujian menggunakan teknologi komputer dengan pemindaian. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar asli. Selain itu, sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.

Persiapan Materi Unas

Persiapan materi Unas merupakan persiapan yang sangat penting karena persiapan materi Unas ini akan menentukan kelulusan seorang siswa. Persiapan materi Unas hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian). Untuk itu seorang guru harus mempelajari SKL dan kisi-kisi Unas sesuai Permendiknas maupun POS Unas yang telah ada maupun mengakses soal-soal latihan Unas yang ada di Internet untuk melatih siswa-siswinya yang selanjutnya diakhiri dengan melaksanakan Try Out. Sebaiknya Try out dilaksanakan minimum 3 kali.. Menurut penelitian beberapa ahli, belajar borongan itu tidak baik dan hasilnya hanya membawa kesia-siaan. Jadi, disarankan H-1 sebelum ujian siswa tidak diperkenankan lagi memforsir diri untuk belajar tetapi istirahat yang cukup. Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman. Caranya: Ajaklah teman untuk membentuk kelompok kecil sebagai kelompok belajar. Pesertanya tidak lebih dari 3 orang. Jika pesertanya terlalu banyak (lebih dari 3 orang), dikhawatirkan proses belajar menjadi tidak fokus pada materi yang akan dipelajari. Untuk ini sekolah dapat memfasilitasi dengan kegiatan pendalaman yang bersifat asrama di sekolah selain kegiatan pendalaman lain yang sudah terprogram.

Pada Saat Pelaksanaan Unas

Ada 10 hal yang harus diperhatikan pada saat Unas, yaitu:

  1. Pastikan bahwa seorang siswa tidak lupa membawa kartu peserta ujian.
  2. Pastikan bahwa seorang siswa tidak terlambat datang ke lokasi ujian.
  3. Pastikan bahwa seorang siswa tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena, pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.
  4. Pastikan bahwa seorang siswa tidak melanggar tata tertib ujian. Siswa bisa dikeluarkan dari ruang ujian jika melanggar.
  5. Pastikan bahwa semua identitas seorang siswa ditulis dengan benar dan lengkap di lembar jawaban.
  6. Kerjakan soal dengan tenang.
  7. Pusatkan pikiran untuk selalu berkonsentrasi menjawab soal-soal.
  8. Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT.
  9. Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru berusaha untuk menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi merasa ragu-ragu untuk menjawabnya.
  10. Lima belas menit sebelum waktu ujian berakhir sebaiknya seorang siswa sudah selesai menyelesaikan ujian, agar memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawabannya

Diakhir tulisan ini saya ingin tegaskan marilah kita bahu membahu mempersiapkan siswa-siswi kita semaksimal mungkin dalam menghadapi Unas 2009 ini apalagi Unas di tingkat SLTA akan diawasi oleh 3 pemantau dari Perguruan Tinggi mengingat hasil unas tingkat SLTA mulai tahun ini akan dijadikan dasar pertimbangan masuk ke Perguruan Tinggi. Semoga sukses

*) Penulis adalah Kepala SMA Negeri 3 Kota Blitar


Responses

  1. artikel ini penting diketahui oleh siswa dari sejak pertama masuk sekolah. Bagaimanapun juga ujian adalah sebuah mekanisme yang harus dilalui oleh siswa. kesadaran dan kejujuran dalam evaluasi ujian dari awal tidak akan menyusahkan ketika evaluasi akhir. Fenomena kecurangan dari ujian yang marak terjadi harus diatasi sejak dini diantarnya adalah persiapan yang tidak hanya berupa materi, akan tetap juga persiapan mental, sipiritual maupun fisik yang selama ini belum menjadi perhatian para pendidik yang lebih banyak menyoroti masalah materi pengetahuan saja. Terima kasih pak Guru. Bolehkah saya minta dikirimi artikel ini? terimakasih kembali sebelumnya.

    • Boleh nanti saya emailkan artikel ini ke Panjenengan

  2. Selamat .
    Semoga yang diharapkan tercapai .
    Koordinasi , sinkronisasi , sinergis antar komponen kelembagaan musti ditingkatkan .

    Semangat , mencerdaskan peserta didik menyongsong kehidupan yang lebih berwawasan kebangsaan .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: